Belajar Docker untuk Pemula - 19 Menggunakan Docker Compose



# Belajar Docker untuk Pemula

Hai! Selamat datang di channel #ProgrammerZamanNow.

Di vlog seri #MiniCourse kali ini, saya membahas tentang Belajar #Docker untuk Pemula.

Semoga materi ini bermanfaat, silahkan share ke teman-teman agar ilmunya bermanfaat, dan jangan lupa like dan subscribe!

Playlist Lengkap : https://www.youtube.com/playlist?list=PL-CtdCApEFH-A7jBmdertzbeACuQWvQao

Let’s connect!
– Instagram : https://www.instagram.com/khannedy
– Facebook : https://www.facebook.com/khannedy

Peralatan produksi:
– Laptop : MacBook Air
– Video Editor : ScreenFlow
– Presentation : Google Docs

source

19 thoughts on “Belajar Docker untuk Pemula – 19 Menggunakan Docker Compose”
  1. tebakan saya. pak eko emang sengaja bikin case error yang sering di temui. mantap pak eko

  2. jd ini buat jalanin semua container yang udh dibuat ya, biar lebih praktis ?
    klo redis, mongo blm dibuat sebelumnya, brarti ga jalan ?
    sama 1 lg, kalo docker-compose down berarti database mongonya jg kehapus ya ?

  3. Mau tanya mas 🙏, misal di file docker-compose.yml ada perubahan nah cara update perubahan tersebut bagaimana ? contoh misalkan mengganti port yang tadinya 8080 jadi 9090. Apakah bisa mas?

  4. mau tanya, misalkan kita punya beberapa website(domain-satu.com & domain-dua.com) yang akan di host dalam satu server. itu harus beda container apa bisa dijadiin 1 container aja ya mas?

  5. pak punya saya error pas nekan perintah docker-compose up -d
    error nya gini "ERROR: The Compose file './docker-compose.yaml' is invalid because:
    Invalid top-level property "service". Valid top-level sections for this Compose file are: version, services, networks, volumes, secrets, configs, and extensions starting with "x-". You might be seeing this error because you're using the wrong Compose file version. Either specify a supported version (e.g "2.2" or "3.3") and place your service definitions under the `services` key, or omit the `version` key and place your service definitions at the root of the file to use version 1.
    For more on the Compose file format versions, see https://docs.docker.com/compose/compose-file/

    bantu dong please semua orang bisa kok saya ngak bisa

  6. mantep mas videonya mudah di menegerti

    ada yg mau saya tanyakan semoga bisa masuk Q&A.
    misal kita buat container mongo dan ini digunakan oleh 2 container apps misal java-docker1 dan java-docker2.. nah gemana kita membuat network di docker-composenya..
    atau lebih baik kita build img mongo di masing2 img java-docker1 dan 2 seperti pada tutorial apps golang. terimakasih mas

  7. Saya mau nanya kak Eko. Misalnya saya punya 3 service a,b,c. di service a saya kasi depends_on b dan c di service b juga butuh service a. Apakah bisa di service b saya kasi perintah depends_on a ?

  8. Mau nanya. Semoga terjawab. kalo docker compose yang terdiri dari beberapa container misalnya nginx + php-fpm + mysql + phomyadmin. Dgn stack web server seperti ini, dari pengecekan container, project kita berada di container nginx dengan asumsi nginx bind volume config nginx dan source aplikasi, php-fpm bind volume config php-fpm dan mysql bind volume environment. Nah pertanyaannya gimana ya caranya nge-push container2 tadi yang udah di commit jadi image ke docker registry? Saat nyoba jalanin docker-compose build, hasilnya hanya ada 1 images dan setelah di cek, itu image php-fpm.
    Saya belum dapat pencerahan dari gugling cara push stack web server ke docker registry.

  9. Permisi. Ikut nimbrung ya kak.
    Untuk nama filenya apakah harus sama docker-compose.yml?

  10. akhirnya sampe sini, sekalian mau nanya om…

    Kalo ada update di aplikasi kita, bagaimana caranya kita update aplikasi kita tersebut?
    Apa harus remove trus create lagi atau bisa semacam di build gitu?

    *btw mantap tutorialnya, kebetulan lagi mau coba docker

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha loading...